Kembali ke Blog
panduan8 min baca27 Mei 2026

Cara Menulis Kesimpulan dan Saran (Bab 5) Skripsi

Panduan lengkap cara menulis Bab 5 skripsi: kesimpulan berdasarkan rumusan masalah, saran praktis dan akademis, implikasi, dan keterbatasan penelitian.

Fungsi Bab 5 dalam Skripsi

Bab 5 atau bab penutup merupakan bagian akhir dari skripsi yang berisi kesimpulan dari seluruh proses penelitian serta saran untuk pihak terkait. Meskipun posisinya di akhir, Bab 5 memiliki peran yang sangat penting karena merupakan "jawaban final" atas pertanyaan penelitian yang diajukan di Bab 1.

Fungsi utama Bab 5 meliputi:

  • Merangkum temuan: Menyajikan jawaban atas setiap rumusan masalah secara ringkas dan jelas
  • Memberikan rekomendasi: Menyarankan tindakan praktis berdasarkan hasil penelitian
  • Menunjukkan kontribusi: Menjelaskan implikasi teoritis dan praktis dari penelitian
  • Mengakui keterbatasan: Menunjukkan kejujuran akademik dengan menyebutkan limitasi penelitian
  • Membuka peluang riset selanjutnya: Memberikan arahan bagi peneliti berikutnya

Banyak mahasiswa yang menganggap Bab 5 mudah karena tinggal "merangkum". Padahal, menulis kesimpulan yang baik membutuhkan kemampuan sintesis tingkat tinggi—Anda harus bisa menyaring esensi dari ratusan halaman menjadi beberapa paragraf yang bermakna.

Cara Menulis Kesimpulan yang Benar

Kesimpulan yang baik harus menjawab setiap rumusan masalah yang diajukan di Bab 1 secara langsung dan terstruktur. Berikut panduan langkah demi langkah:

Langkah 1: Kembali ke Rumusan Masalah

Buka kembali rumusan masalah Anda. Setiap pertanyaan penelitian harus dijawab dalam kesimpulan. Jika Anda memiliki 3 rumusan masalah, maka harus ada 3 poin kesimpulan.

Langkah 2: Jawab Berdasarkan Temuan Bab 4

Jawaban kesimpulan harus didasarkan pada data dan analisis di Bab 4, bukan asumsi atau pendapat pribadi. Gunakan fakta yang sudah dibuktikan melalui proses penelitian.

Langkah 3: Tulis Secara Ringkas dan Tegas

Kesimpulan bukan tempat untuk menjelaskan panjang lebar. Tulis jawaban secara padat, jelas, dan tegas. Hindari pengulangan penjelasan yang sudah ada di Bab 4.

Langkah 4: Gunakan Bahasa Deklaratif

Gunakan kalimat pernyataan yang tegas, misalnya:

  • "Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa..."
  • "Motivasi kerja terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap..."
  • "Strategi pemasaran digital efektif meningkatkan brand awareness sebesar..."

Perbedaan Kesimpulan dan Ringkasan

Salah satu kesalahan paling umum adalah menuliskan ringkasan alih-alih kesimpulan. Keduanya berbeda secara fundamental:

  • Ringkasan (Summary): Menceritakan ulang proses penelitian secara singkat—mulai dari latar belakang, metode, hingga hasil. Sifatnya deskriptif dan naratif.
  • Kesimpulan (Conclusion): Menjawab pertanyaan penelitian berdasarkan bukti. Sifatnya analitis dan deklaratif.

Contoh yang salah (ringkasan):

"Penelitian ini dilakukan di PT XYZ dengan menyebarkan kuesioner kepada 100 responden. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda dan diperoleh hasil bahwa..."

Contoh yang benar (kesimpulan):

"Motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan PT XYZ dengan kontribusi sebesar 45%. Semakin tinggi motivasi kerja karyawan, semakin tinggi pula kinerja yang ditunjukkan."

Perhatikan bahwa kesimpulan yang benar langsung menjawab pertanyaan tanpa menceritakan ulang proses penelitian.

Cara Menulis Saran yang Berkualitas

Setelah kesimpulan, Anda perlu menulis saran yang terbagi menjadi dua kategori utama:

1. Saran Praktis

Saran praktis ditujukan kepada pihak-pihak yang terkait langsung dengan objek penelitian. Saran ini harus:

  • Spesifik dan actionable (bisa ditindaklanjuti)
  • Berdasarkan temuan penelitian, bukan asumsi
  • Ditujukan kepada pihak yang jelas (perusahaan, lembaga, guru, dll)

Contoh saran praktis:

"Berdasarkan temuan bahwa lingkungan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja, disarankan kepada manajemen PT XYZ untuk meningkatkan fasilitas ruang kerja, khususnya pencahayaan dan sirkulasi udara, serta menyediakan area istirahat yang memadai bagi karyawan."

2. Saran Akademis

Saran akademis ditujukan untuk peneliti selanjutnya yang ingin melakukan penelitian serupa. Saran ini biasanya berisi:

  • Variabel lain yang bisa ditambahkan
  • Metode alternatif yang bisa digunakan
  • Populasi atau konteks yang berbeda
  • Aspek yang belum tercakup dalam penelitian Anda

Contoh saran akademis:

"Bagi peneliti selanjutnya, disarankan untuk menambahkan variabel kepemimpinan transformasional sebagai variabel moderating, serta memperluas populasi penelitian ke sektor industri lain untuk meningkatkan generalisasi hasil."

Implikasi Penelitian

Beberapa kampus mensyaratkan sub-bab implikasi penelitian dalam Bab 5. Implikasi terbagi menjadi:

Implikasi Teoritis

Bagaimana temuan Anda berkontribusi terhadap pengembangan teori di bidang tersebut? Apakah hasil mendukung, menolak, atau memperluas teori yang sudah ada?

Contoh: "Hasil penelitian ini mendukung teori motivasi Herzberg yang menyatakan bahwa faktor intrinsik memiliki pengaruh lebih kuat terhadap kinerja dibandingkan faktor ekstrinsik."

Implikasi Praktis

Bagaimana temuan Anda bisa diterapkan di dunia nyata? Apa manfaat langsung bagi stakeholder terkait?

Contoh: "Temuan ini dapat dijadikan dasar bagi perusahaan dalam merancang program motivasi karyawan yang lebih efektif, khususnya melalui pemberian penghargaan non-finansial dan pengembangan karir."

Keterbatasan Penelitian

Menyertakan keterbatasan penelitian menunjukkan kejujuran akademik dan kesadaran Anda akan limitasi metodologis. Beberapa keterbatasan umum yang bisa disebutkan:

  • Keterbatasan sampel: Jumlah sampel yang terbatas atau lokasi yang spesifik membatasi generalisasi
  • Keterbatasan variabel: Hanya meneliti beberapa variabel dari sekian banyak faktor yang mungkin berpengaruh
  • Keterbatasan waktu: Penelitian cross-sectional yang hanya mengambil data pada satu titik waktu
  • Keterbatasan metode: Penggunaan kuesioner yang bergantung pada kejujuran responden
  • Keterbatasan akses: Kesulitan mengakses data atau informan tertentu

Tuliskan keterbatasan secara objektif tanpa terlalu mendiskreditkan penelitian Anda sendiri. Keterbatasan bukan kelemahan—melainkan peluang perbaikan untuk penelitian selanjutnya.

Contoh Penulisan Kesimpulan Lengkap

Berikut contoh penulisan kesimpulan untuk skripsi dengan 3 rumusan masalah:

5.1 Kesimpulan

Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan yang telah diuraikan pada bab sebelumnya, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut:

  1. Motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan PT XYZ Jakarta dengan koefisien regresi sebesar 0,456 dan nilai signifikansi 0,000 (< 0,05). Artinya, semakin tinggi motivasi kerja maka kinerja karyawan akan semakin meningkat.
  2. Lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan PT XYZ Jakarta dengan koefisien regresi sebesar 0,389 dan nilai signifikansi 0,001 (< 0,05). Kondisi lingkungan kerja yang baik terbukti meningkatkan kinerja karyawan.
  3. Secara simultan, motivasi kerja dan lingkungan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai F-hitung 45,67 dan R-squared 0,67. Kedua variabel secara bersama-sama mampu menjelaskan 67% variasi kinerja karyawan.

Menulis Bab 5 yang baik membutuhkan kemampuan menyintesis seluruh hasil penelitian menjadi jawaban yang ringkas dan bermakna. Pastikan juga Anda memahami format penulisan yang berlaku di kampus Anda. Untuk bantuan menyusun kesimpulan dan saran yang terstruktur berdasarkan hasil penelitian, gunakan LulusKilat sebagai asisten penulisan skripsi Anda.

Generator Skripsi AI

Mau Bikin Draft Skripsi Otomatis?

LulusKilat bantu generate draft Bab 1-5 dengan referensi dari Google Scholar. Bahasa formal sesuai PUEBI. Gratis 3 skripsi pertama.