Kembali ke Blog
informatif10 min baca27 Mei 2026

Format Penulisan Skripsi Sesuai Aturan Kampus 2026

Panduan lengkap format penulisan skripsi 2026: font, margin, spasi, penomoran halaman, format tabel, gambar, dan tips formatting di Microsoft Word.

Pentingnya Format Penulisan yang Benar

Format penulisan skripsi bukan sekadar estetika—ini adalah syarat administratif yang harus dipenuhi agar skripsi Anda diterima oleh pihak kampus. Banyak mahasiswa yang sudah menyelesaikan isi skripsi dengan baik, tetapi harus bolak-balik revisi karena masalah format yang sepele: margin tidak sesuai, spasi salah, atau penomoran halaman berantakan.

Setiap universitas di Indonesia memiliki buku pedoman penulisan skripsi sendiri. Meskipun ada perbedaan kecil antar kampus, artikel ini menyajikan standar umum yang digunakan oleh mayoritas perguruan tinggi di tahun 2026. Selalu pastikan untuk merujuk pada pedoman resmi kampus Anda sebagai acuan utama.

Dengan memahami dan menerapkan format yang benar sejak awal penulisan, Anda dapat menghemat waktu berminggu-minggu yang biasanya terbuang untuk perbaikan format di akhir.

Font dan Ukuran Huruf

Standar font untuk penulisan skripsi di Indonesia:

  • Jenis font: Times New Roman (paling umum), atau sesuai ketentuan kampus (beberapa mengizinkan Arial, Cambria, atau Garamond)
  • Ukuran font teks body: 12pt
  • Ukuran font judul bab: 14pt, bold, huruf kapital semua
  • Ukuran font sub-bab: 12pt, bold
  • Ukuran font anak sub-bab: 12pt, bold italic
  • Ukuran font catatan kaki: 10pt
  • Ukuran font keterangan tabel/gambar: 10-11pt

Tips: Setelah memilih font, gunakan secara konsisten di seluruh dokumen. Jangan mencampur beberapa jenis font kecuali untuk kode program atau formula matematika.

Pengaturan Margin

Margin standar yang digunakan mayoritas universitas di Indonesia:

  • Margin atas: 4 cm
  • Margin bawah: 3 cm
  • Margin kiri: 4 cm (untuk jilid)
  • Margin kanan: 3 cm

Beberapa kampus menggunakan format sedikit berbeda (misalnya 3-3-4-3 atau 4-3-4-3). Margin kiri yang lebih besar berfungsi untuk memberikan ruang pada bagian jilid agar teks tidak terpotong saat dijilid hardcover.

Cara mengatur di Microsoft Word: Buka tab Layout → Margins → Custom Margins. Masukkan nilai sesuai ketentuan kampus Anda.

Pengaturan Spasi

Spasi menentukan jarak antar baris dan antar paragraf dalam skripsi:

  • Spasi teks body: 1,5 (line spacing 1.5) — ini standar paling umum
  • Spasi antar paragraf: 0pt before, 0pt after (jarak antar paragraf diatur oleh indentasi, bukan spasi ekstra)
  • Spasi daftar pustaka: 1,0 (single space) untuk dalam satu entri, 1,5 atau double space antar entri
  • Spasi kutipan langsung panjang (lebih dari 40 kata): 1,0 dengan indentasi kiri 1 cm
  • Spasi tabel dan gambar: 1,0 (single space)

Penting: Jangan gunakan Enter dua kali untuk membuat jarak antar paragraf. Gunakan paragraph spacing atau indentasi paragraf pertama (first line indent 1,25 cm) untuk memisahkan paragraf.

Penomoran Halaman

Penomoran halaman skripsi menggunakan dua sistem yang berbeda:

Bagian Awal (Preliminaries)

  • Menggunakan angka Romawi kecil (i, ii, iii, iv, dst.)
  • Dimulai dari halaman judul (dihitung tapi tidak ditampilkan)
  • Posisi: tengah bawah (center bottom)
  • Meliputi: halaman judul, lembar pengesahan, abstrak, kata pengantar, daftar isi, daftar tabel, daftar gambar

Bagian Isi (Body)

  • Menggunakan angka Arab (1, 2, 3, dst.)
  • Dimulai dari Bab 1 dengan nomor halaman 1
  • Posisi: kanan atas (right header) untuk halaman biasa
  • Posisi: tengah bawah (center bottom) untuk halaman pertama setiap bab
  • Meliputi: Bab 1 sampai Bab 5, daftar pustaka, dan lampiran

Cara membuat dua sistem penomoran di Word: Gunakan Section Break (Layout → Breaks → Next Page) untuk memisahkan bagian awal dan bagian isi. Kemudian atur format nomor halaman berbeda untuk setiap section.

Format Judul Bab dan Sub-Bab

Sistem penomoran bab mengikuti hierarki berikut:

  • Judul Bab: BAB I, BAB II, dst. — Huruf kapital semua, bold, center, 14pt. Judul bab ditulis di baris baru setelah nomor bab.
  • Sub-bab level 1: 1.1, 1.2, 2.1, dst. — Bold, rata kiri, 12pt, huruf kapital di awal kata (Title Case).
  • Sub-bab level 2: 1.1.1, 1.1.2, dst. — Bold italic, rata kiri, 12pt.
  • Sub-bab level 3: 1.1.1.1 (jika diperlukan) — Italic saja, rata kiri, 12pt.

Setiap bab baru harus dimulai di halaman baru (gunakan Page Break, bukan Enter berulang). Jarak antara judul bab dengan teks pertama biasanya 2 spasi.

Format Daftar Isi

Daftar isi harus mencerminkan seluruh struktur skripsi dengan penomoran halaman yang akurat:

  • Gunakan fitur Table of Contents otomatis di Word (References → Table of Contents)
  • Pastikan semua judul bab dan sub-bab menggunakan Heading Styles (Heading 1, Heading 2, Heading 3)
  • Gunakan dot leader (titik-titik) antara judul dan nomor halaman
  • Update daftar isi secara berkala setelah menambah konten (klik kanan → Update Field)

Dengan menggunakan fitur otomatis, Anda tidak perlu repot memperbarui nomor halaman secara manual setiap kali ada perubahan.

Format Gambar dan Tabel

Gambar dan tabel memiliki aturan format tersendiri dalam skripsi:

Format Tabel

  • Judul tabel diletakkan di atas tabel
  • Format: "Tabel 2.1 Judul Tabel" (bold, rata kiri atau center)
  • Penomoran mengikuti bab: Tabel 2.1 berarti tabel pertama di Bab 2
  • Sumber data ditulis di bawah tabel dengan ukuran font lebih kecil (10pt)
  • Tabel tidak boleh terpotong antar halaman—jika terlalu panjang, beri keterangan "Lanjutan Tabel X.X" di halaman berikutnya
  • Garis tabel: gunakan garis horizontal saja (tanpa garis vertikal) untuk tampilan yang lebih profesional

Format Gambar

  • Judul gambar diletakkan di bawah gambar
  • Format: "Gambar 3.2 Judul Gambar" (bold, center)
  • Penomoran mengikuti bab: Gambar 3.2 berarti gambar kedua di Bab 3
  • Resolusi gambar minimal 300 DPI untuk kualitas cetak yang baik
  • Sumber gambar dicantumkan setelah judul jika berasal dari referensi lain
  • Posisi gambar: center (rata tengah)

Penggunaan Bahasa Baku

Skripsi harus ditulis menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar sesuai PUEBI (Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia):

  • Gunakan kalimat efektif—tidak bertele-tele, satu kalimat satu ide pokok
  • Hindari bahasa informal, slang, atau singkatan tidak resmi
  • Gunakan kata baku: "antaranya" bukan "diantaranya", "menunjukkan" bukan "nunjukin"
  • Penulisan kata serapan mengikuti KBBI: "analisis" bukan "analysis", "metode" bukan "method"
  • Hindari penggunaan kata ganti orang pertama ("saya", "kami")—gunakan "peneliti" atau kalimat pasif
  • Konsisten dalam penggunaan istilah asing: dicetak miring (italic) jika belum diserap ke bahasa Indonesia

Sistematika Penulisan Skripsi

Berikut urutan lengkap komponen skripsi yang harus ada:

  1. Halaman sampul (cover)
  2. Halaman judul
  3. Lembar persetujuan/pengesahan
  4. Pernyataan orisinalitas
  5. Abstrak (Bahasa Indonesia dan Inggris)
  6. Kata pengantar
  7. Daftar isi
  8. Daftar tabel (jika ada)
  9. Daftar gambar (jika ada)
  10. Daftar lampiran (jika ada)
  11. BAB I Pendahuluan
  12. BAB II Tinjauan Pustaka
  13. BAB III Metode Penelitian
  14. BAB IV Hasil dan Pembahasan
  15. BAB V Penutup (Kesimpulan dan Saran)
  16. Daftar Pustaka
  17. Lampiran

Tips Format di Microsoft Word

Berikut tips praktis untuk mengelola format skripsi di Microsoft Word agar lebih efisien:

  1. Gunakan Styles—Atur Heading 1, Heading 2, dan Normal style di awal. Ini memudahkan pembuatan daftar isi otomatis dan menjaga konsistensi format di seluruh dokumen.
  2. Atur Page Setup di awal—Sebelum mulai menulis, atur margin, ukuran kertas (A4), dan orientasi. Jangan mengubah di tengah-tengah karena bisa mengacaukan layout.
  3. Manfaatkan Section Break—Gunakan untuk memisahkan bagian dengan format berbeda (misalnya penomoran halaman Romawi dan Arab).
  4. Gunakan Page Break—Jangan pernah menekan Enter berulang kali untuk pindah ke halaman baru. Gunakan Ctrl+Enter (Page Break) agar format tidak bergeser saat ada penambahan teks.
  5. Aktifkan Show/Hide—Klik tombol paragraph mark (¶) untuk melihat karakter tersembunyi seperti spasi, tab, dan break. Ini membantu mengidentifikasi masalah format.
  6. Gunakan Navigation Pane—Aktifkan View → Navigation Pane untuk melihat struktur dokumen dan berpindah antar bab dengan cepat.
  7. Auto-save dan backup—Aktifkan auto-save dan simpan backup di cloud (OneDrive, Google Drive) untuk menghindari kehilangan data.
  8. Cross-reference untuk tabel dan gambar—Gunakan fitur Insert → Cross-reference agar penomoran tabel/gambar terupdate otomatis jika ada penambahan atau penghapusan.

Checklist Format Sebelum Submit

Gunakan checklist berikut untuk memastikan format skripsi Anda sudah benar sebelum mengumpulkan:

  • Font konsisten Times New Roman 12pt di seluruh teks body
  • Margin sesuai ketentuan (4-3-4-3 cm)
  • Spasi 1,5 konsisten di seluruh teks
  • Penomoran halaman benar (Romawi di awal, Arab di isi)
  • Setiap bab dimulai di halaman baru
  • Daftar isi terupdate dan nomor halaman akurat
  • Semua tabel dan gambar memiliki judul dan nomor
  • Daftar pustaka sesuai format yang ditentukan (APA, IEEE, dll.)
  • Tidak ada halaman kosong yang tidak diperlukan
  • File dalam format yang diminta (.docx atau .pdf)

Mengelola format skripsi memang membutuhkan ketelitian, tetapi dengan pengaturan yang benar di awal, Anda bisa fokus pada konten tanpa terganggu masalah teknis. Jika Anda ingin memulai penulisan skripsi dengan template yang sudah terformat sempurna sesuai standar kampus, coba LulusKilat gratis dan hemat waktu Anda dari pekerjaan formatting yang membosankan.

Generator Skripsi AI

Mau Bikin Draft Skripsi Otomatis?

LulusKilat bantu generate draft Bab 1-5 dengan referensi dari Google Scholar. Bahasa formal sesuai PUEBI. Gratis 3 skripsi pertama.